KIYOMIZUDERA TEMPLE - TRIP MURAH KE JEPANG

Cerita sebelumnya Disneyland Tokyo & Shibuya

Kami pun tiba di halte Gionshijo Sta - Kyoto, dari halte ini kami harus berjalan kaki beberapa puluh meter menuju stasiun kereta Gionshijo. Dari stasiun Gionshijo, kami menuju stasiun Shichijo dengan harga tiket 150 yen kemudian melanjutkan jalan kaki menuju penginapan yaitu K's House Hostel. 



Kami baru bisa chek-in sekitar jam 3 sore namun kami diperbolehkan untuk mandi. Selesai bersih-bersih, sarapan, kami pun menitipkan tas di resepsionis karena kami akan mengunjungi Kiyomizudera Temple. Dari hostel, kami jalan kaki menuju Kyoto stasiun kemudian membeli one day bus pass untuk naik turun bis unlimited selama 1 hari dengan harga 500 yen. Berdasarkan informasi yang kami cari di mbah google untuk keliling Kyoto maka paling murah menggunakan bis. Tapi menurut saya tergantung letak dari tempat wisata yang dituju. One day bus pass unlimited hanya jika sesuai dengan rute yang telah ditetapkan. Jika digunakan tidak sesuai dengan rute maka penumpang akan dikenakan biaya tambahan. Setiap satu kali perjalanan dengan one day bus pass ternyata dihargai sebesar 230 yen dewasa dan 120 yen untuk anak-anak.





Untuk menuju ke Kiyomizudera temple maka kami harus naik Raku bus no 100. Untuk rute raku bus dapat dilihat di link Rute Raku Bus. Cara naik bis di Kyoto adalah dari pintu belakang dan turun melalui pintu depan. Untuk pertama kali penggunaan one day pass maka harus divalidasi di mesin yang berada di dekat pak supir sebelum turun dan untuk seterusnya masih di hari pertama cukup menunjukkan one day pass kepada pak Supir. Untuk mengetahui apakah kita sudah sampai di tempat tujuan maka dengan melihat layar tv yang ada di depan dekat pak supir, yang penting kita tahu nama halte tujuan akhir. Lebih bagus lagi jika bisa duduk atau berdiri di belakang pak supir karena ada rute bisnya. 



Dari bus stop Kiyomizudera temple, kami harus berjalan kaki sekitar beberapa ratus meter dengan jalan yang makin lama makin menanjak. Namun sepanjang perjalanan banyak toko-toko dan kami pun mampir ke supermarket untuk membeli onigiri sebagai bekal makan siang dan air mineral.







Akhirnya dalam cuaca yang begitu terik, jalan menanjak kami pun tiba di Kiyomizudera temple kemudian kami menyusuri sanenzaka - ninenzaka. Sepanjang jalan ini banyak sekali toko-toko yang menawarkan makanan ataupun souvenir.













Kami pun sempat membeli es karena cuacanya yang begitu panas, yang ternyata hanya es serut diberi sirup dan beberapa potong buah yang bagi kami harga tersebut mahal.



Perjalanan pun dilanjutkan ke destinasi berikutnya namun karena kami sayang dengan harga tiket masuknya, akhirnya kami pun hanya narsis di luar saja.






Hari semakin sore kami pun kembali ke penginapan. Kami kembali pergi ke luar setelah waktu maghrib dan itu pun hanya ke mall yang berada tidak jauh dari Kyoto station. Di dalam mall kami menemukan kursi refleksi yang dijual namun bebas digunakan oleh pengunjung tanpa dipungut biaya. Alhamdulillah setelah lelah seharian, ada pijat refleksi gratis bahkan salah satu temanku sampai tertidur.




Dalam perjalanan pulang kembali ke penginapan, kami membeli beberapa bahan makanan untuk sarapan besok pagi.

bersambung

DISNEYLAND & SHIBUYA - TRIP MURAH KE JEPANG

Cerita sebelumnya Asakusa & Harajuku

Hari ke empat, mata pun perlahan terbuka dengan rasa malas dan tangan pun berusaha menggapai hp untuk melihat waktu. Ternyata waktu sudah menunjukkan saatnya untuk shalat shubuh. Terpaksa tubuh pun harus bangkit dan melepaskan selimut untuk segera melakukan aktivitas pagi ini sehingga bisa segera check out dan menuju tujuan berikutnya yaitu Disneyland. Alhamdulillah pagi ini kami bisa sarapan dengan bubur kacang hijau buatan sendiri selain pop mie dan nasi yang ditemani keringan teri kacang. Semua makanan ini tidak kami beli di Jepang tapi sebagian besar kami bawa dari Indonesia, hanya nasi yang kami beli di supermarket Jepang. 

Setelah semua menyelesaikan packingnya maka kami pun pergi meninggalkan penginapan menuju stasiun Shinjuku untuk menitipkan tas dengan harga 300 yen untuk loker yang berukuran paling besar. Pastikan di awal bahwa tidak ada barang-barang lagi yang diambil ketika loker sudah terkunci karena jika anda membuka kembali maka berarti anda membayar lagi harga sewa loker. Untuk bisa mengunci maka kami harus memasukkan koin sebanyak 300 yen terlebih dahulu kemudian mengikuti petunjuknya yang sudah ditempel di pintu loker. Uang sebesar 300 yen merupakan "uang muka" penyewaan loker, yang awalnya tidak kami ketahui hal ini. Kami berpikir 300 yen untuk 24 jam. 



Perjalanan pun kami lanjutkan ke Disneyland dengan menggunakan kereta JR. Untuk tiket Disneyland ini kami beli mendadak di Jepang setelah beberapa kawan berminat untuk berkunjung, tentu saja harga yang kami dapat adalah harga normal yaitu 7400 yen. Andai sang teman memberitahukan bahwa tetap ingin berkunjung ke Disneyland tentu tiket ini telah kami beli jauh-jauh hari sebelum keberangkatan untuk mendapatkan diskon. Dari Stasiun Shinjuku JR menuju Stasiun Maihama dikenakan biaya 390 yen dengan transit di stasiun Tokyo sedangkan dari stasiun Koenji tempat kami menginap menuju stasiun Shinjuku (JR) dikenakan biaya 160 yen. Dari stasiun Maihama ini, permulaan menuju Disney Resort dengan membeli tiket one day pass seharga 650 yen maka pengunjung akan dapat dengan bebas menaiki kereta disney resort. Untuk lebih jelasnya berikut link Tokyo Disney Resort. Ketika memasuki Disnesyland, setiap pengunjung akan digeledah tasnya untuk memastikan tidak ada pengunjung yang membawa makanan dalam box. Untuk makanan ringan seperti snack atau onigiri yang sudah terbungkus maka tidak dilarang. Kami termasuk pengunjung yang membawa makanan dalam box berupa nasi beserta lauknya sisa sarapan pagi sehingga kami dipersilahkan untuk menghabiskan makanan tersebut di taman yang telah ditunjuk oleh petugas. Inilah salah satu cara penghematan biaya selama di Jepang walaupun nasi beli supermarket di Jepang dan lauk kering yang awet berhari-hari yang kami bawa dari Indonesia.


Tiket kereta Disney Resort Line




Kereta Disney Resort















Ada suatu keunikan yang kami perhatikan ketika mengunjungi Disneyland yaitu banyaknya warga lokal yang berkunjung dengan menggunakan dress code.









Setelah puas berkeliling di Disneyland, perjalanan pun kami lanjutkan ke Shibuya biaya kereta 390 yen tapi transit di Tokyo dan Osaki baru kemudian ke Shibuya. Salah satu tempat yang terkenal di Shibuya adalah penyebrangan jalan di perempatan Shibuya yang begitu padat. Kami pun mencoba untuk ikut menyebrang walau hanya sekedar bolak-balik.......penasaran.......hehehhe. Selain itu salah satu yang terkenal di Shibuya ini adalah patung Hachiko, jadi belum sah jika ke Shibuya belum berkunjung ke sini......hehehehe. Patung Hachiko ini pun terletak tidak jauh dari salah satu perempatan Shibuya. Hatchiko ini merupakan seekor anjing yang setia kepada majikannya, dia selalu menunggu majikannya pulang dari bekerja bahkan ketika sang majikan telah meninggal, Hachiko  tetap melakukan hal itu hingga ia meninggal.










Malam pun semakin larut dan jam pun sudah menunjukkan pukul 7 malam waktu Tokyo, kami pun segera meninggalkan Shibuya menuju Shinjuku dengan menggunakan kereta JR dengan ongkos sebesar 160 yen. Setibanya di stasiun Shinjuku, kami langsung mengambil tas kami di loker. Kami sempat bingung, ketika kami mengikuti petunjuk untuk membuka loker, kami diminta untuk memasukkan koin kembali sebesar 300 yen. Setelah memasukkan koin tersebut maka loker terbuka. Ternyata uang koin yang kami masukkan di awal merupakan uang muka penyewaan sedangkan koin yang kami masukkan di saat ingin membuka loker adalah kekurangan dari seluruh biaya penyewaan loker sejak pagi hari.



Sebelum kami menuju halte bis di stasiun Shinjuku untuk menuju Kyoto maka kami sempatkan untuk sekedar cuci muka, makan cemilan dan merapikan barang-barang kami.



Menunggu willer bus di Shinjuku

Cerita berikutnya  Kiyomizudera Temple - Kyoto

THE LODGE MARIBAYA DAN FARMHOUSE - BANDUNG

Sebenarnya perjalanan ke Bandung ini sudah lama tapi belum sempat untuk corat-coret di blog tercinta ini. Tanggal 3 Juni 2016, kami bertujuh yang tergabung dalam divisi PPIC (payroll, pension and internal control) punya acara "away day" ke Bandung, akhirnya jalan-jalan gretong...... Alhamdulillah perjalanan Jakarta - Bandung termasuk lancar, kumpul di kantor yang terletak di daerah Gatot Subroto. Tujuan pertama adalah The Lodge Maribaya, sebuah tempat wisata yang masih baru di daerah Lembang. Setibanya kami di sana, masih belum terlihat ramai sehingga kami masih memiliki kesempatan untuk bernarsis ria, merasakan kesejukan udara dan memandang hijaunya hutan pinus dari sebuah ketinggian. The Lodge Maribaya juga menyediakan glamping (glamour camping). Hari semakin siang dan perut pun sudah mulai bernyanyi ria, kami pun menikmati makan siang di resto yang terdapat di The lodge dan ternyata untuk harganya termasuk murah menurut kami.













Perut telah istirahat, waktunya meneruskan ke tujuan berikutnya yaitu Farmhouse. Farmhouse merupakan wahana wisata ala eropa. Tiket masuk farmhouse dapat ditukar dengan 1 cup susu atau 1 sosis bakar. Di dalam farmhouse ada rumah hobbit ala negeri New Zealand, kostum ala eropa yang dapat disewa.























Artikel menarik lainnya
Jalan Murah Ke Jepang
Indahnya Labuan Bajo
Tebing Breksi - Yogyakarta
Bukit Jaddih & Bukit Pelalangan Nan Indah